Mon. Jun 17th, 2019

12kaos

We care with your T-shirt Ideas

Mengenal Alat & Proses Produksi Sablon Kaos Digital

3 min read

Kini semakin banyak vendor distro memilih teknik Sablon Kaos digital karena tingginya angka permintaan konsumen. Salah satu faktornya adalah desain fleksibel dan hasil cetakan detil jauh mengalahkan teknik manual. Selain itu biaya produksi tidak seboros manual. Tidak ada batasan cetak sehingga kaos bisa diproduksi terbatas demi menghindari kesan ‘pasaran’ tetapi harga satuan tetap ringan.

Pertumbuhan vendor distro semakin ramai apalagi bermunculan orang-orang jago desain minat terjun ke bisnis sandang. Oleh karena itu, jasa sablon kaos digital tidak boleh dipandang sebelah mata. Omzet menggiurkan karena orderan selalu datang di saat tak terduga. Berminat buka jasa serupa?

Alat Sablon Kaos Digital

Pastinya alat sablon digital berbeda 360 derajat dari teknik manual. Setidaknya perlu menyiapkan besaran modal tertentu. Awalnya lebih kuras biaya dari pembelian alat produksi, sesudah itu hemat pemakaian listrik. Ukuran alat dan mesin produksi tidak makan tempat sehingga pengerjaan orderan bisa dilakukan dari rumah.

Proses pengerjaan lebih singkat, hemat waktu dan tenaga. Desain tercetak dari komputer ke printer kemudian proses pemindahan ke kaos menggunakan mesin press khusus. Demi kelancaran usaha perlu ketelitian saat memilih alat sablon. Banyak pebisnis gagal di tengah jalan karena salah pilih dan kurang pengetahuan.

Bukan hal gampang mencari alat dan mesin sablon digital yang murah tapi berkualitas tinggi. Pebisnis disarankan meriset semua paket usaha yang ditawarkan. Tidak apa-apa makan waktu lebih lama asal dapat alat berkualitas tinggi untuk memperlancar proses produksi. Setiap alat dilengkapi cara penggunaan, setidaknya lebih gampang dan ringkas ketimbang teknik manual. Apa saja alatnya?

  1. Printer jenis inkjet hasil modifikasi tinta sublimation. Merek printer adalah Epson, tidak bisa lainnya.
  2. Hasil cetakan terbaik memakai kertas sublimation transfer.
  3. Mesin hot press listrik. Jika ingin buka usaha Sablon Kaos digital rumahan, sebaiknya beli mesin press yang konsumsi listriknya tidak melebihi daya di tempat kediaman.
  4. Media transfer cetak berupa kaos. Tidak harus murni katun, boleh mengandung polyster dan warna bebas.

Proses Pengerjaan Sablon Kaos Digital

Apabila semua alat dan mesin sudah siap, maka proses produksi bisa segera mulai. Bagaimana caranya?

  1. Proses pencetakan desain ke atas kertas transfer tidak boleh sembarangan, tetapi harus terbalik cermin atau mirror.
  2. Atur posisi cetakan kertas transfer, pastikan sisi tinta sublimation bersentuhan langsung ke sisi kaos sesuai rancangan desain. Selanjutnya taruh kaos ke mesin hot press.
  3. Press atau jepit kaos dengan ketentuan suhu tertentu. Penentuan tingkat suhu tidak boleh sembarangan, coba perhatikan dulu ketebalan kaos. Biasanya tidak makan waktu lama, kisaran beberapa menit sudah cukup.
  4. Segera lepaskan kertas transfer dari kaos usai proses press selesai. Nantinya desain gambar otomatis terpindah ke kain kaos.

Semua langkah di atas tidak berlaku pada kaos berbahan murni katun 100 persen. Ada beberapa langkah penambahan.

  1. Sebelum proses penempelan dan press, maka bagian atau bidang kaos yang akan ditempel kertas transfer perlu disemprot dulu pakai spray berbahan khusus. Toko perlengkapan alat sablon menjualnya.
  2. Kaos katun 100 persen jauh lebih rumit sehingga dianjurkan pakai printer khusus yakni Direct To Garment (DTG). Dengan adanya printer ini maka tidak perlu lagi penggunaan kertas transfer. Desain akan langsung tercetak langsung ke bahan kaos. Sayangnya, harga mesin printer sangat mahal.

Sablon Kaos digital jadi pilihan sejumlah vendor karena proses produksi bisa diatur terbatas tanpa mempengaruhi harga. Ketersediaan produk terbatas (nggak pasaran) dan harga terjangkau jadi daya tarik utama yang menggoda konsumen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may have missed

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
1
Halo kakak, ada yang bisa saya bantu?
Powered by